Selasa, 14 Februari 2017

KERLAP

KERLAP-KERLIP lampu di kota... Seperti lagu ya???
Tapi bukan itu...
KERLAP adalah... Kelompok Bermain dan Belajar Depok...
Kalau mau lebih jelasnya, bisa lihat di http://kerlap.com/ ...

Jadi, di sini kita dari banyak keluarga yang terdiri dari berbagai macam profesi, latar belakang, kepribadian, dan sebagainya, tapi bisa melebur menjadi satu seperti layaknya keluarga besar...

Nala tau KERLAP karena Mba Wanda, tetangga waktu kecil yang udah kaya saudara karena sangking dekatnya. Dulu kalau tidak ada orang dirumah, saya dititipkan ke situ. Sampai kita pernah bikin perpustakaan bareng2... Sayangnya, mereka sekeluarga pindah rumah saat saya kelas 4/5 SD. Tapi setelah pindah, saya pernah bermalam dirumahnya, terus berenang bersama. Lho koq jadi cerita masa kecil saya dan Mba Wanda ya??? Maaf...

Nala pertama kali ikut KERLAP waktu itu ke Taman Tabebuya...
Tepatnya tanggal 17 November 2016


Pertama-tama, biasanya kita mulai dengan membentuk lingkaran, lalu perkenalan diri dulu... 
Sayang ga ke foto, karena baru sedikit yang kumpul.  Habis itu kita kasih makan ikan... Asik...


Habis dari kasih makan ikan, kita keliling mempelajari tanaman, mendengar penjelasan dari Bibi Delih...


Setelah itu, kita bikin kapal-kapalan... Kapalnya di Namai & di gambar2...


Kalau sudah di namai, dan di gambar, kita masukin kapalnya ke kali kecil ini... Tapi tidak boleh nyampah, jadi kalau hanyut, ya kita ambil lagi... 


Dari main air ini, ternyata air yang lebih banyak datang secara tiba2, mengguyur kami... Untunglah ada gazebo2an gitu disitu. Maka masuklah kami kedalam situ untuk berteduh, sekaligus makan siang...
Lalu kami pulang... Sesi Foto bersamanya setelah hujan2, jadi mungkin karena hasilnya tidak bagus, tidak dishare... Nala dan saya senang punya teman baru dan banyak, serta kompak seperti keluarga sendiri. Terimakasih KERLAP....

Perjalanan Jauh ke-2 Nala

Setelah Perjalanan Jauh pertamanya ke Negeri Tetangga, alias Singapura...

Alhamdulillah dikasih kesempatan jalan-jalan jauh lagi... Yang sekarang, bukan hanya sekedar jalan-jalan, tapi sekaligus Ibadah. Yup, kita sekeluarga melakukan perjalanan Umroh selama 9 hari, tepatnya tanggal 09 Desember 2016 - 17 Desember 2016.
Bagi yang belum tahu apa itu umroh, silahkan baca di https://id.wikipedia.org/wiki/Umrah...

Mau tau keseruannya umroh kami sekeluarga? Yuk ikuti...

Pertama-tama kita kumpul di Hotel dekat Bandara, dari rumah Jam 1/2 4 pagi, karena sudah harus ada di Hotel tersebut jam 5 pagi, 8 jam sebelum keberangkatan jam 13.10.
Karena lamanya jam tunggu, dan waktunya masih terlalu pagi buat anak2, maka Nala pun tidur. Waktu sampe Bandara pas jam 12, buru2 pada rebutan ambil wudhu. Karena penuh sekali, keadaan mushola dan toilet di bawah, tidak terlalu besar, dan tidak memungkinkan saya untuk desak2an secara bawa Nala, maka kami balik lagi ke atas, gantiin baju dan popoknya Nala. Lalu saya tayamum, dan sholat di atas, ruang tunggu. Dan itu dikasih waktu kurang dari 1 jam, jadi semua buru2. Pas kasih lihat tiket ke pramugarinya, kami di pisahkan, karena memang di tiketnya beda2 tempat duduknya. Saya di 22, Ayahnya di 24, Nala di 11. Sudah di bilang, bisa dijadikan 1, saya ayahnya. Pramugarinya malah bilang, nanti ya Pak, kalau sudah berangkat. Alhasil Nala nangis kejer... Akhirnya boleh di tuker, ayahnya di panggilin, habis itu langsung muntah seketika. Jadilah Nala ganti baju lagi, di minumin air hangat & tolak angin sedikit, terus di balurin minyak telon. Ga lama langsung tidur. Tapi namanya juga anak-anak, bolak-balik bangun, minta main, minta ke tempat Abangnya, dan lain-lain... Karena kita langsung umroh alias sampai Jeddah langsung ke Mekkah, dimana ambil Miqotnya di Yam Lam-lam, dan itu berada di bawah, kita tidak turun kesana, jadilah ganti kain ihromnya di pesawat. Ayahnya yg baru pertama kali, bingung caranya. Untung ada Pak Ustadz yang bantuin pakai. Kira-kira di pesawat sekitar 10 jam.
Nyampe Jeddah, kita masih harus naik Bus lagi menuju Mekkah selama 1 jam, dan sekarang gantian, Ayahnya yg mabok... Sampai hotel, istirahat sebentar, langsung umroh... Alhamdulillah untuk yang pertama kita bisa bersama-sama terus, selama Thawaf, Nala tidur di gendongan Bundanya. Saat Sa'i, sempat turun dan kejar2an sama Abangnya, lumayan ngeringanin meski cuma 1 putaran, sisanya minta di gendong lagi. Tapi alhamdulillah selesai sebelum Sholat Subuh,  jadi bisa foto keluarga dulu setelah umroh wajib. Ini foto di Bukit Marwah sehabis tahalul (potong rambut sedikit).


Ada juga foto pas Umroh ke-2, yang kepotong sama Sholat magrib... Di Umroh ini, Nala juga ikutan Thawaf meskipun di Gendong dan tidur, serta Sai yang cuma jalan sedikit2 karena takut banyak yang lari2an kenceng banget, tidak seperti sebelumnya. Karena beda tempat. Dan pas waktunya sholat, Nala juga sholat koq, meskipun pas kita lagi sholat, dia sibuk masukin nametagnya ke lubang saluran air yang tidak ada airnya, sampai patah ujungnya dan masuk ke dalam saluran tersebut. Untungnya bisa di buka itu tutup salurannya, jadi nametagnya bisa diambil. Ada2 aja tingkah laku anak kecil...


Kami juga jalan-jalan (city tour) untuk ambil miqot kembali...Ini foto waktu di Jabal (Bukit)...



Kita juga ke Musium Ka'bah dan foto di depan Sumur Zam-zam zaman dahulu kala...


Oya, Nala ikutan Umroh 3x lho... Dan 3-3nya tidur di gendongan Bundanya saat Thawaf, sempat lari2 saat Sai, dan makan cemilan setelah tahalul. Oya, kita sempat kepisah sama Ayahnya saat Umroh yg ke-3. Berdoa insyaallah ketemu saat sholat sunnah setelah Thawaf. Alhamdulillah langsung ketemu. Akhirnya kami melanjutkan lagi bersama2 mulai dari SA'i hingga Tahallul.
Dan yang terakhir, Setelah Thawaf Wada, Nala di doakan di depan multazam, diantara Pintu Ka'bah dan Hajar Aswad. Habis berdoa, kita juga sempat megang Ka'bah dan berdoa lagi sebentar di depan Ka'bah. Mudah2an semua doanya terkabulkan. Aamiin ya Robbal Alamin...



Habis dari Mekkah selama 4 hari, kita ke Madinah, masih naik Bus sekitar 6 jam. Berangkat jam 2 siang, sampai disana sekitar jam 8 / 9 malam. Dan hampir tidak sholat ashar. Sampai di pemberhentian, kita sholat Magrib. Dan salah hotel, jadilah supir yang marah2, kami hanya di turunkan di hotel yang seharusnya, lalu harus berjalan kaki ke hotel yang sebelumnya hanya untuk makan malam... Hari sudah malam, udara juga cukup dingin, yang lain pada maksa tetap mau sholat di masjid. Kami kembali ke hotel, bersih2, dan tidur.

Alhamdulillahnya, saya menstruasi setelah melakukan 3x Umroh. Dan ketahuannya pas sampai Hotel di Madinah. Tapi sedih juga tidak bisa sholat di Masjid Nabawi & Raudoh ( Makam Nabi ). Semoga suatu saat nanti di beri kesempatan untuk kesana lagi, dan bisa beribadah penuh. Aamiin ya Robbal Alamin...
 
Ini foto di Depan Raudoh. Yang Kubah hijau Itu Raudoh. Sayang, saya dan Nala tidak bisa masuk. Jadi kita nunggu di luar saja. Itu juga sudah berapa kali di usir sama petugasnya, karena tidak boleh nunggu... Ayahnya dan Akungnya yang masuk ke dalam. Untung tidak terlalu lama, karena lumayan agak panas juga...
Kalau yang ini di pelataran Masjidnya... Kalau masih di Pelataran, masih boleh masuk dan nunggu, kecuali pas jamnya sholat, lebih baik nunggu di taman dekat situ, karena kalau di masjidnya pasti penuh...

Ini foto di tamannya...













Diatas adalah video Nala lagi kejar2 Burung Dara di dekat taman di samping Masjid Nabawi.
Jadi, jangan ragu ajak anak2 untuk Ibadah Umroh ya...

Pas pulang dari Madinah ke Jeddah, naik bus lagi, mampir di Masjid Qishos (pemenggalan) buat orang-orang yang mencuri ataupun membunuh... Sayangnya, tempatnya bau amis...
Terus ke seberangnya ada Ali Murah tempat biasa orang2 belanja oleh2... Dari Ali Murah kita ke Masjid Terapung...Sayangnya ga bisa foto2, karena mantul cahaya, tidak bagus hasilnya...

Selesai itu kita ke Bandara Jeddah menuju Indonesia... Selama di Pesawat, Nala tidur terus, tidak seperti waktu berangkat... Tapi maunya dipangkuan Bundanya... Jadilah Bundanya yang sudah lelah, tambah capek... Tapi tak apalah, daripada rewel... Sampai dirumah, kami jetlag beberapa hari...

Begitulah kisah perjalanan Umroh kami, yang merupakan perjalanan jauh ke-2 Nala...
Semoga masih ada perjalanan-perjalanan jauh kami selanjutnya... Aamiin...



Senin, 13 Februari 2017

Ulang Tahun ke-2 Nala

Habis jalan jauh dan akikahin orang jauh...mereka kembali lagi ke tempat yang jauh, yakni Canada...
Bye-bye Kk Tika, Mas Maxime, dan Kk Chloe... Nanti main2 ke Indonesia lagi ya...

Bulan Maret 2016, tepatnya tgl 23 Maret, Nala berulang tahun yang ke-2. Hip-hip Horray...
Sayangnya, Bundanya ga bisa bikin kue yg enak2. Agar-agar aja ya Nak sesuai kesukaanmu... :)







Bulan berikutnya, tepatnya tanggal 11 April itu adalah hari pernikahan Papa&Mama, atau Akung&Atinya Nala... terus tanggal 12 April adalah ulang tahun Abang Hatta yang ke-3, maka perayaan ulang tahunnya di gabungkan di tanggal 17 April 2016.


Tiup Lilinnya, Tiup Lilinnya sekarang juga...
Berhubung ulang tahunnya bareng-bareng, jadi tiup lilinnya juga bareng-bareng...
Habis tiup lilin, kita... Foto bersama lagi...



Abaikan orang yang dibelakang... Itu saudara sepupu saya yang menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun"... :) Dan alhamdulillah Nala dapat kado banyak...


Terimakasih saudara-saudaraku semuanya... Dan sebentar lagi Nala mau 3 tahun...
 Asik dapat hadiah lagi... Loh koq Bundanya yg "ngarep". He3x...

Akikah

Setelah kita melakukan perjalan jauh... Kita kembali ke Indonesia... 
Seminggu kemudian, kita mengadakan Akikah untuk Kakak Chloe dari Canada.
Jauh-jauh dari Canada ke Indonesia, minta di akikahkan. Sebenarnya, apa itu Akikah? 

Akikah (bahasa Arab: عقيقة, transliterasi: Aqiqah) adalah pengurbanan hewan dalam syariat Islam, sebagai penggadaian (penebus) seorang bayi yang dilahirkan.[1] Hukum akikah menurut pendapat yang paling kuat adalah sunah muakkadah, dan ini adalah pendapat jumhur ulama menurut hadits.[2][3] Kemudian ada ulama yang menjelaskan bahwa akikah sebagai penebus adalah artinya akikah itu akan menjadikan terlepasnya kekangan jin yang mengiringi semua bayi sejak lahir.[4]

Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat di https://id.wikipedia.org/wiki/Aqiqah....  

Dikarenakan Chloe adalah anak perempuan, maka kita menyembelih 1 kambing. :)

Biasanya akikah di adakan pengajian, maka di panggillah Ibu-ibu pengajian sini untuk mendoakan Chloe...
 


Habis di doakan, lalu di potong rambutnya...






 Habis potong rambut, kita foto bersama... 






Ini cerita tentang Akikahannya Kakak Chloe... 

Kalau tentang Akikahannya Nala, fotonya tidak tahu ada dimana, karena sudah dilakukan 2 bulan setelah kelahirannya... yakni 26 Mei 2014. Wah, sudah hampir 3 tahun yang lalu... Maaf, habis baru bisa nulis lagi...

Perjalanan Jauh Pertama Nala...


Perjalan Pertama Nala naik pesawat terbang adalah saat berumur 1 tahun 7 bulan...
Kita sekeluarga pergi ke negara sebelah, Singapura.
Itu tepatnya di akhir bulan Oktober ke awal November 2015.
Waktu berangkat itu sekitar jam 3/4 sore, di delay yg harusnya jam 1 siang.
Di pesawat pas berangkat kita duduk dekat jendela, yang ternyata bukan tempat duduk kami.
Tapi mau pindah, juga susah krn sudah mau berangkat. Jadilah tetap di jendela.
Dan Nala ribet sendiri, ga mau di pangku, sementara sudah mau take off. Jadilah nangis2 teriak2, untung habis take off boleh turun, dan dia sibuk main sambil makan cemilan, dan tetap teriak2, sambil gangguin Kakak (anak kecil cowok, mungkin anak SD) di depannya, di colek2 ajak main. SKSD banget sih Nala... Dia ga tidur selama di pesawat, sampai turun dari pesawat, keliling2 bandara, dan makan malam.  Tidur sebentar di taxi yang membawa kami dari bandara ke hotel. Di hotel ketemu Kakak Tika (kakak saya) yang dari Canada beserta suami dan anaknya Chloe, serta Mas Dihan (kakak ke-2 saya) yang sudah berangkat duluan 1 hari sebelumnya, sekitar jam 10 malam. Alhasil, Nala langsung bangun lagi, yang tadinya udah ngantuk berat. Ada kali sampai jam 12 malam waktu Singapura, dia masih teriak2.
Besok paginya, sekitar jam 7 pagi kami sudah di bangunkan untuk siap2, meskipun hasilnya berangkat jam 9 pagi.  Pertama, kita makan dan belanja di Bugis Village / Bugis Street...

Terus lanjut Sholat Jumat (laki-laki) & Sholat Zuhur (perempuan) di Masjid Sultan, Singapura.
Maklum bawa anak kecil 3, jadi gantian aja sholatnya... 

Dari Sholat Jumat, kita lanjut ke taman yang banyak bunganya alias Gardens by The Bay




Dari Garden by The Bay, kita lanjut menyelusuri jembatan...  Yang bernama Helix Bridge.



 

Sempat di foto juga  Art Science Museum meskipun dari jauh




Lalu makan sebentar di daerah Marina Bay, dan terakhir kita berfoto di

Merlion Park,  sebelum akhirnya kembali ke Hotel.

Lanjut hari Berikutnya ya...
Maaf, kalau banyak fotonya... Maklum keluarga narsis, sadar kamera dan doyan di foto semua... :)
Hari berikutnya,  seperti biasa, bangun pagi, siap2. Tapi yang kita tuju adalah mall... Namanya Vivocity... Mau ngapain kita? Main air... Judulnya "sayang anak, sayang anak"... Tapi sebelum main, kita makan dulu ya... Ini foto anak2, ada Kk Chloe (yang pakai topi), Abang Hatta (yang di tengah), dan Dede Nala. :)



Habis makan, kita main air yuk... Di atas mall ini, ada tempat bermain airnya... Yuk kita lihat... Nih, Nala lagi main sama Abang Hatta, di pinggiran kolam. Hati2, tengahnya cukup dalam lho. Harus ada orang tua yg mengawasi...


Dari main air diatas mall, kita lanjut ke Sentosa Island. Kita Foto dulu yuk di tulisan Universal Studio, biar di kira pernah kesana...Padahal mah kita ke tempat Ikan2 (Sea Aquarium), kalau di Indonesia namanya Seaworld...
Dari situ, kita lanjut main air lagi di pantai... Pantai ini namanya Pantai Palawan. Kaya nama pejuang di Indonesia ya? Cuma beda 1 huruf. Tapi untuk keindahannya, jelas pantai Indonesia lebih bagus...

Pulangnya nih pantai di guyur hujan, jadilah meneduh dulu. Dan ternyata pas lagi ada acara halloween... Akhirnya malah dapat balon... Horray...
Pulanglah kita... Ke Ion Orchad untuk makan Malam...Lalu ke Hotel...
Dan kejadian lucunya adalah... Nala pup di dalam bus dalam keadaan tidur. Jadi saya megangin anak yg lagi tidur sambil megangin popok celana yg berisi pup, karena tidak mungkin di ganti dalam keadaan bus yang penuh, dan supir yang ugal-ugalan dan marah2 terus.

Itulah ceita hari terkahir kami di Singapura, karena besok paginya kami pulang ke Indonesia... Alhamdulillah, selama di pesawat pas pulang, Nala tidur terus, ga rewel seperti waktu berangkat. Mungkin karena masih pagi juga, dia masih ngantuk...

Begitu cerita perjalanan jauh pertama kami....  ke Singapura... Semoga nanti lebih jauh lagi... Aamiin

Sabtu, 08 November 2014

MPASI

Sekarang Umur anakku sudah 7 bulan mau 8 bulan...

Nala mulai makan saat 181 hari, harusnya 180 hari, kelebihan 1 hari, tapi tak apa. MPASI pun di mulai...
Buat tes, masing - masing makanan untuk 3 hari... Tapi tetap masak nya per hari dan sesuai kebutuhan...
Ternyata bikin makanan untuk anak bayi itu agak repot, tapi demi anak, semua dilakukan...

Bulan pertama makan sayur...
Hari ke 1 - 3 makan adalah labu siam di kukus lalu di hancurkan dan saring...
Hari ke 4 - 6 mentimun kukus lalu dihancurkan dan saring
Hari ke 7 - 9 dicampur labu siam & mentimun dikukus lalu dihancurkan dan saring
Hari ke10 - 12 wortel di kukus lalu di hancurkan dan saring
Hari ke 13-15 buncis di kukus lalu di hancurkan dan saring
Hari ke 16 - 18 wortel dan buncis kukus lalu di hancurkan dan saring
Hari ke 19 - 21 tomat rebus lalu hancurkan dan saring
Hari ke 22 - 24 terung kukus lalu di hancurkan dan saring
Hari ke 25 - 27 tomat dan terung kukus hancurkan dan saring
Hari ke 28 - 30 jagung rebus dan hancurkan dan saring
Hari ke 31 - 33 seledri rebus dan hancurkan dan saring
Hari ke 34 - 36 campur jagung dan seledri rebus lalu hancurkan dan saring

Sayur sudah, saatnya buah...
Hari ke 37 - 39 jambu klutuk (jambu biji) merah di kupas kulitnya, di kukus lalu di hancurkan dan saring
Hari ke 40 - 42 pir di kupas kulitnya, di kukus lalu hancurkan dan saring
Hari ke 43 - 45 jambu dan pir di kukus, hancurkan dan saring
Hari ke 46 - 48 pepaya di kupas, di potong-potong, hancurkan dan saring
Hari ke 49 - 51 mangga di kupas,di potong-potong hancurkan, saring
Hari ke 52 - 54 pepaya dan mangga di kupas, potong-potong hancurkan, saring

Hari- hari selanjutnya, lihat nanti ya Bunda kasih makan Nala apa... :)  

Untuk Sayur atau Buah, sebenarnya apa saja boleh, yang ada dirumah saja di kasih. Tapi untuk hari pertama makan, lebih baik sayur yang tidak ada rasa nya seperti labu siam.


Kamis, 16 Oktober 2014

Dresanala Aurora Wartsani... 

Itu adalah nama yang ku berikan untuk anakku tersayang... 

Dresanala diambil dari nama tokoh pewayangan, yang artinya dewi / bidadari. Ia putri ke 10 (sepuluh) Sanghyang Brahma dengan permaisuri Dewi Rarasyati/Raraswati. Dewi Dresanala pernah dianugerahkan kepada Arjuna, satria Pandawa yang waktu itu menjadi raja di kahyangan Kainderan atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca raja raksasa negara Manikmantaka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama ; Wisanggeni. 

Aurora itu nama pemberian dari Kakak saya, yang katanya artinya Fajar. Karena memang lahir saat Fajar, tepatnya setelah sholat Subuh, jam 05.05 pagi WIB. Tapi bisa juga seperti yang didalam dongeng Princess Aurora yang artinya Putri Tidur yang dikutuk akan tertidur pulas selama seratus tahun saat tertusuk jarum pintal. Dan memang anakku tukang tidur... 

Wartsani, sebenarnya ini gabungan nama kakek & neneknya. Tsani diambil dari bahasa Arab yang artinya kedua, karena memang merupakan cucu kedua buat embah & eyang nya. Jadi artinya cucu kedua dari Mbah WARso, Tridjojo, SAmidah, NursusantI. Wa dalam bahasa Arab diartikan Dan. Ani artinya perempuan. Maka selain jadi cucu kedua, juga merupakan anak perempuan dari kARTono dan cARiSsa. Arts dalam bahasa inggris artinya seni, maka kelak menjadi perempuan yang memiliki jiwa seni yang tinggi. Dan lahir di jakARTa, sunday (dibaca : SANdai), pagI. 

Panggilannya Nala yang artinya  jantung hati
Asal Nama : India (Sansekerta) / Jawa
Jenis Kelamin : Perempuan